Selasa, 17 April 2012

Kesehatan Kulit Kita

Lindungi Bagian Tubuh Ini dari Sinar Matahari

Mengaplikasikan sunscreen setiap kali keluar dari rumah sudah menjadi kebiasaan kamu. Sayangnya, kamu hanya mengoleskannya pada tangan dan kaki. Kamu melupakan bagian-bagian lain dari tubuh kamu yang harus dilindungi dari paparan sinar matahari. Dr Sandra Lee, ahli dermatologi bersertifikasi, sudah membuat daftar mengenai bagian tubuh yang wajib dilindungi dengan sunscreen sebelum kamu mulai beraktivitas:
  • Kulit kepala
Memakai topi atau payung adalah cara terbaik untuk melindungi wajah dan kepala dari sinar matahari. Pasalnya, apabila kepala tidak terlindungi dengan baik, paparan sinar matahari bisa menyentuh kulit kepala. Pantulan sinar matahari langsung ke kulit kepala bisa menyebabkan kamu mengalami sakit kepala. Jika kamu kurang menyukai topi, headscarf, atau jarang membawa payung, coba semprotkan sunscreen spray. Semprotkan pada jari-jari kamu, lalu pijat kulit kepala dengan lembut. Jangan lupa mengaplikasikan kembali sunscreen ini setiap beberapa jam jika kamu berada di luar sepanjang hari.
  • Bibir
Kamu pasti bisa merasakan bahwa bibir hanya memiliki lapisan kulit yang sangat tipis dan lembut. Bibir terdiri atas tiga sampai lima lapisan sel, sedangkan kulit wajah kamu memiliki sekitar 16 lapisan. Selalu gunakan lipbalm, lipstik, atau lipgloss yang mengandung SPF untuk membuat bibir selalu lembab dan sehat. Seperti sunscreen, oleskan lipblam secara berulang setiap beberapa jam.
  • Leher dan Dada
Kamu heran mengapa leher dan dada kamu menampakkan bintik hitam? Itulah yang terjadi apabila kulit pada bagian leher dan dada bagian atas yang sangat halus ini sering diabaikan. Ketika menggunakan pelembab, misalnya, kamu lupa mengaplikasikannya juga pada bagian leher. Nah, jika kamu sering memakai pakaian yang sedikit terbuka, seperti tank top, jangan lupa mengoleskan sunscreen pada area leher dan dada. Lupa mengaplikasikan sunscreen di area tersebut juga bisa mempercepat timbulnya keriput lho!
  • Telinga
Seperti juga kulit leher, kulit pada telinga juga sangat lembut dan sensitif. Bagian atas dari telinga adalah yang paling terpapar oleh sinar matahari begitu kamu keluar dari rumah. Kamu bisa mengoleskan sunscreen tipis-tipis ke bagian ini. Kalau tidak, kenakan saja topi yang lebar atau payung.
  • Punggung tangan
Kamu mengoleskan sunscreen ke seluruh tubuh menggunakan tangan, tetapi apakah kamu juga mengoleskannya pada punggung tangan? Sebab, kita terbiasa mencuci tangan seusai mengaplikasikan lotion atau sunscreen, bukan? Maka, selalu aplikasikan ulang bahan ini ke punggung tangan. Kamu tak hanya akan mencegah area tersebut terbakar oleh sinar matahari, tetapi juga menghambat sinar UVB/UVA yang bisa menyebabkan penuaan dini pada kulit.
  • Kaki
Setelah repot melakukan pedicure dan memulas cat kuku, kaki kamu pun terlihat begitu cantik. Akan tetapi, kamu lupa mengaplikasikan sunscreen pada bagian punggung kaki dan bagian sampingnya. Wah, jangan kaget apabila kaki kamu belang-belang ketika mengenakan sepatu bertali atau sandal jepit. Kaki kamu tidak cantik lagi deh.



Pencegahan Timbulnya Jerawat

Timbulnya jerawat di wajah sering kali menganggu penampilan serta menghilangkan kepercayaan diri. Daripada mengobati, lebih baik mencegah timbulnya jerawat tersebut dengan cara alami. Kuncinya ada di gaya hidup kita. Simak caranya di bawah ini :
  • Kulit memerlukan sinar matahari supaya terjaga kesehatannya sehingga sel-selnya dapat aktif secara sempurna. Biarkan kulit terkena sinar matahari pagi paling tidak 15 menit setiap harinya.
  • Stres yang kamu alami setiap hari juga akan memicu ketidakseimbangan hormon dan berakhir pada timbulnya jerawat. Olahraga dan tidur yang cukup akan membantu tubuh menstabilkan kembali hormon-hormon kamu.
  • Makanan yang kurang bersih dan polusi yang kita alami setiap hari dapat menjadi racun dan merangsang timbulnya jerawat di kulit. Cara membuang racun (detoksifikasi) yang alami adalah dengan meminum air putih yang cukup setiap hari. Racun-racun yang mengendap di dalam tubuh akan keluar bersama kotoran dan keringat, sehingga jerawat pun tak timbul.
  • Jerawat bisa timbul karena kotoran yang mengendap di pori-pori. Air hangat akan membuat pori-pori terbuka untuk sementara, sehingga sabun khusus wajah kamu bisa membersihkan kulit secara maksimal. Setelah bersih, basuh kembali wajah kamu dengan air biasa, agar pori-pori kembali menutup.
  • Hindari menyentuh jerawat seperti menusuk dan memijit karena hal ini dapat menimbulkan infeksi dan meninggalkan bekas jerawat.
  • Selalu pastikan kulit kamu bersih sebelum tidur, selalu cuci muka kamu sebelum tidur agar kulit beregenerasi dengan baik.
  • Tidur yang cukup dan teratur karena kulit juga sama seperti kita, butuh istirahat. Jadi biasakanlah untuk tidur yang cukup dan teratur. Karena saat kita tidur, kulit akan beregenerasi dan membuang racun2 yang berbahaya sehingga saat kita bangun keesokan harinya kulit kita akan kembali segar.





Faktor- Faktor Penyebab Timbulnya Jerawat

Jerawat adalah suatu keadaan di mana pori-pori kulit tersumbat sehingga menimbulkan kantung nanah yang meradang. Kemungkinan penyebabnya adalah perubahan hormonal yang merangsang kelenjar minyak dikulit. Perubahan hormonal lainnya yang dapat menjadi pemicu timbulnya jerawat adalah masa menstruasi, kehamilan, pemakaian pil KB, dan stres.
Penyebab munculnya jerawat antara lain :
  • Produksi Minyak Berlebihan
Jerawat tidak melulu muncul karena kotor, melainkan lebih disebabkan faktor dari dalam tubuh. Jerawat adalah kondisi abnormal kulit akibat gangguan berlebihan produksi kelenjar minyak (sebaceus gland) yang menyebabkan penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori kulit. Penyebab jerawat yang paling umum adalah hormon, tumpukan minyak atau sebum di kulit berkolaborasi dengan bakteri.
  • Sel-Sel Kulit Mati
Umumnya, jerawat dsebabkan oleh kelebihan kelenjar minyak karena giat diproduksi hormon androgen. Jerawat timbul karena kelenjar minyak yang berlebih tersebut bercampur dengan sel kulit mati. Ketika sel-sel kulit itu bercampur dengan jumlah sebum yang sudah meningkat itu, campuran yang tebal dan lengket itu dapat membentuk penyumbat yang menjadi bintik hitam atau putih. Banyak yang beranggapan, bahwa jerawat hanya menyerang muka, tetapi jerawat bisa juga menyerang bagian tubuh lain, seperti di bagian punggung, dada dan lengan atas.
  • Bakteri
Yang membuat masalah semakin rumit, bakteri biasanya ada di kulit, yang disebut p.acne, yang cenderung berkembang biak di dalam kelenjar sebaceous yang tersumbat, yang menghasilkan zat-zat yang menimbulkan iritasi daerah sekitarnya. Kelenjar tersebut terus membengkak, dan mungkin akan pecah, kemudian menyebarkan radang ke kulit daerah sekitarnya. Inilah yang menyebabkan jerawat batu jenis yang paling mungkin, yaitu meninggalkan pigmentasi jangka panjang dan bekas luka seperti cacar yang permanen.
  • Kosmetik
Penyumbatan pori-pori seringkali terjadi oleh penggunaan kosmetik yang mengandung banyak minyak atau penggunaan bedak yang menyatu dengan foundation. Foundation yang terkandung pada bedak menyebabkan bubuk bedak mudah menyumbat pori-pori.
  • Obat-obatan
Konsumsi obat kortikosteroid, baik oral (obat minum) maupun topical (obat oles), yang mengakibatkan daya tahan tubuh menurun, juga meningkatkan potensi timbulnya jerawat karena aktivitas bakteri patogen yang meningkat.
  • Faktor keturunan
Jika orang tua pada masa mudanya berjerawat, bisa dipastikan anak-anaknya pun mengalami hal yang sama.
  • Faktor lingkungan
Polusi, penggunaan kosmetik yang tidak tepat ditambah gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, tidur yang tidak teratur dapat memicu timbulnya jerawat.




Buah Untuk Kulit Wajah Indah

Buah sebagai obat terbaik sudah menjadi fakta yang terpercaya sejak zaman dulu. Segelas jus setiap hari bisa membuat kamu menjadi lebih sehat. Begitu juga soal perawatan tubuh. Daripada merasa was-was dengan penggunaan efek bahan kimia pada kulit, lebih baik kamu menggantinya dengan buah. Buah mengandung hidrat yang berguna meremajakan kulit wajah. Selain aman, perawatan dengan buah juga murah meriah.
Ini dia beberapa jenis buah yang baik untuk kesehatan kulit:
  • Pisang
 Pisang merupakan sumber zat besi, magnesium dan kalium. Pisang kaya akan vitamin A, B dan E sehingga berfungsi sebagai agen anti-penuaan. Pisang tumbuk yang dioleskan di wajah bisa melakukan ‘keajaiban’ bagi kulit kamu.
  • Lemon
 Lemon  mengandung vitamin C yang baik untuk kesehatan kulit. Segelas air hangat dengan satu sendok madu dan sedikit jus lemon bisa memberikan efek yang bagus pada kulit. Lemon dapat digunakan untuk mencerahkan warna kulit.
Lemon juga bisa mengurangi bekas jerawat. Gosok bagian dalam kulit lemon untuk menghilangkan bintik-bintik gelap. Campuran lemon dan madu baik digunakan untuk pemutih alami pada wajah.
  • Apel
Apel memiliki manfaat yang tak terbantahkan. Apel mengandung zat antioksidan yang berfungsi mencegah kerusakan sel dan jaringan. Studi yang dilakukan oleh ahli gizi telah menunjukkan bahwa apel banyak mengandung lastin dan kolagen yang membantu menjaga kulit awet muda. Campuran apel tumbuk, madu, air mawar dan oatmeal sebagai masker dapat mengelupas sel-sel kulit mati pada wajah.
  • Jeruk
Jeruk kaya akan vitamin C yang meningkatkan tekstur kulit. Seperti apel, jeruk juga mengandung kolagen yang memperlambat proses penuaan kulit. Gosok bagian dalam jeruk pada kulit untuk mengencangkan wajah. Jeruk dapat dikeringkan dan ditumbuk untuk digunakan sebagai scrub alami. Jeruk juga berfungsi untuk menyamarkan noda wajah.
  • Pepaya
Pepaya kaya akan antioksidan dan mengandung enzim khusus yang disebut papain. Papain dapat membunuh sel-sel kulit mati dan mengangkat kotoran wajah. Minum segelas susu pepaya atau menempelkan daging buah pepaya ke wajah membuah kulit makin sehat.
  • Mangga
Buah lembut ini memiliki efek luar biasa pada kulit. Kaya vitamin A dan kaya antioksidan berfungsi melawan penyebab penuaan kulit. Mangga juga berfungsi meregenerasi kulit dan mengembalikan elastisitas kulit.




Benda-benda Yang Wajib Diganti Berkala Untuk Kesehatan Kulit

Kulit sebagai bagian paling luar tubuh kerap bersentuhan dengan banyak hal. Jika tidak selalu dijaga kebersihannya, kulit mudah terserang penyakit atau menjadi jalan masuk kuman ke tubuh. Maka dari itu, gantilah secara berkala benda-benda berikut ini:
  • Handuk
Ketika mengeringkan badan usai mandi, sel kulit mati ikut terseka dan beberapa menempel di serat kain handuk. Pada saat mengeringkan tubuh pula handuk menjadi lembab. Kombinasi antara sisa kulit mati dan kelembapan handuk menjadi tempat yang menarik bagi kuman dan bakteri untuk bersarang.

Handuk sebaiknya diganti seminggu dua kali (atau paling tidak seminggu sekali) jika kamu rajin menjemurnya di tempat panas usai digunakan. Semakin lama dibiarkan, maka semakin besar potensi kuman dan bakteri yang bersarang. Jangan lupa selalu jemur handuk di tempat yang terkena sinar matahari untuk mengurangi pertumbuhan kuman dan bakteri.
  • Seprai
Coba ingat-ingat kembali kebiasaan kamu; apakah sesampainya di rumah kamu langsung bersantai di tempat tidur sebelum berganti pakaian? Bayangkan berapa banyak kuman menempel dari sepanjang perjalanan kamu yang pindah ke seprai.

Sebaiknya bersihkan tubuh dan ganti baju sebelum kamu naik ke tempat tidur. Hal ini bisa membantu tempat tidur kamu lebih bersih dari kuman serta kotoran penyebab penyakit. Untuk kamu yang memiliki kebiasaan membersihkan diri sebelum naik ke tempat tidur, setidaknya ganti seprai kamu satu minggu sekali untuk menjaga kebersihan.

Namun, jika kamu tipe yang memanfaatkan tempat tidur sebagai tempat segala aktivitas seperti makan, menonton film, dan kegiatan lainnya sebaiknya ganti seprai kamu 2-3 kali seminggu. Sisa makanan yang mungkin tercecer di seprai merupakan undangan yang menarik bagi binatang-binatang kecil mulai dari semut sampai kecoa. Bukan tak mungkin, binatang kecil ini memutuskan untuk bergerilya ke tempat tidur pada malam hari, saat kamu terlelap. Usahakan bersihkan seprai dengan sapu lidi atau mengibasnya sebelum kembali digunakan untuk tidur setiap malam.

Jika sedang flu atau sakit, sarung bantal sebaiknya diganti setiap hari untuk menjaga kebersihan. Jika ada noda karena tumpahan cairan atau karena menstruasi sebaiknya segera ganti seprai kamu untuk menghindari tumbuhnya bakteri, kuman, serta binatang kecil yang bisa menyerang kulit. Penumpukan binatang kecil seperti kutu yang bersarang di tempat tidur dan bantal merupakan pemicu utama terjadinya iritasi, alergi pada kulit serta penyakit asma.
  • Spons bedak
Spons bedak paling sering bersentuhan dengan kulit wajah, yang merupakan salah satu bagian kulit tubuh yang paling sensitif. Idealnya 2-3 minggu sekali spons bedak kamu harus diganti. Selain itu, spons bedak wajib dicuci setiap hari dengan air hangat untuk mematikan kuman-kuman yang mungkin bersarang.

Usahakan selalu simpan spons bedak di tempat yang tertutup untuk menghindari masuknya bakteri. Salah satu cara mencuci spons yang disarankan adalah merendamnya dengan air hangat lalu dibilas. Jika memungkinkan, spons yang masih basah dimasukkan selama 30 detik ke dalam microwave dengan panas sedang untuk membantu membunuh kuman.
  • Kuas make-up
Untuk menjaga kesehatan kulit, kuas make-up wajib dibersihkan seminggu sekali. Terutama jika dipakai tiap hari. Gunakan shampo dan air hangat untuk membersihkannya. Setelah dikeringkan, simpan di tas make-up yang bersih. Kuas make-up berkualitas bagus bisa digunakan sampai satu tahun atau bahkan lebih. Jika bulu kuas mulai rontok atau bentuknya mulai berubah, itulah saatnya kamu membeli kuas yang baru. Memakai kuas yang rusak bisa meningkatkan risiko terjadinya iritasi dan jerawat pada kulit wajah.
  • Sikat gigi
Sikat gigi sebaiknya diganti setiap 3 bulan sekali. Sikat gigi yang rusak tidak lagi efektif untuk membersihkan gigi dan justru bisa merusak kulit bibir. Jika kamu memiliki penyakit pada gusi atau mulut sebaiknya ganti sikat gigi paling tidak satu bulan sekali untuk mencegah kuman berkembang biak. Selain itu, sebaiknya cuci sikat gigi kamu dengan air hangat atau ganti dengan yang baru setiap kamu selesai sakit flu, batuk, atau penyakit lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar